Rabu, 14 Januari 2015

the strengh of the mother

The Strengh Of The Mother

Semangat juang ibu memang tidak ada habisnya, sejak kecil kita dibina olehnya. Tidak hanya dengan sesuap nasi melainkan rasa kasih sayang yang tiada taranya.


Diberinya kita nasihat dan norma dalam kehidupan. Tak kalanya ia berbagi pengalamanya sendiri atau hanya sekedar bercerita dongeng sebelum kita menutup mata di malam hari, tertidurlah kita dalam alunan nina bobonya. Disaat pagi menjelang pun ia sudah tersenyum didekat kita untuk mengucapkan selamat pagi. Diantarkannya sarapan pagi kegemaran kita. Betapa mudahnya kehidupan kita dulu sewaktu kecil, apapun yang kita minta akan diturutinya. Ingatkah kalian pada masa itu?
Sejalannya kehidupan kita pun beranjak dewasa, dituntunnya kita dalam sikap kemandirian dan rasa tanggung jawab. Ibu pun tak lupa mengingatkan kita untuk tersenyum pada setiap orang, berbuat baik dan ramah tidak ada ruginya toh? Kalian tahu, dalam kita bersenyum pun kita termasuk orang yang belajar untuk bersyukur. Bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk menjalani hari ini, maka tersenyumlah kawan.
Ibu juga mengajarkan kita bahwa dalam hidup ada kalanya kita sukses adapun kita jatuh tersungkur, namun bagaimana caranya kita dapat bangkit dan mendaki untuk mencapai kesuksesan. Mental, itulah kata yang kadang dibiarkan namun mentallah yang mampu untuk mendorong kita untuk bekerja keras. Rasa tidak gampang menyerah, mampu membuat hidup kita layak untuk tetap dipertahankan. karena dengan kita gampang menyerah kita akan berada dibawah. Karena hidup memang tidak mudah dijalani apabila kita tidak berusaha.
ibu cinta pertama yang sering kita abaikan kebaikannya. betapa mulianya beliau saat kita marah beliau selalu mencoba menghibur dan saat kita tersenyum bahagia beliau malah menangis bahagia.
Dan pada akhirnya ibu juga mengajarkan kita untuk berbagi, dalam hal kebaikan atau secara keuangan (bersedekah). Tidak ada ruginya kan kita berbagi sesama? Toh kita tidak bakal kehabisan uang hanya karena kita sering memberi. Memang benar ibu seorang pejuang yang tidak kenal harganya, membesarkan anaknya tanpa maksud imbalan apapun. Hanya berharap anaknya kelak dapat berguna di dunia dan akhirat.

materi pengantar informatika

kerja keras

Mengapa Harus Bekerja Keras di Usia Muda
 
 
Carilah ilmu sampai ke Negeri Cina....
Gantungkan Cita-citamu setinggi angkasa, karena SAAT KAU TERJATUH akan jatuh di antara bintang-bintang _by.sinoeng...
 
Dua kalimat yang menggambarkan bahwa untuk meraih KESUKSESAN itu cuma memiliki dua Kunci, yaitu ILMU & IMPIAN yang dijalani dengan BERUSAHA & DO'A.
 
ILMU bisa bermakna wawasan atau pengetahuan. Dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai suatu cara yang harus kita ketahui sebelum memulai untuk melakukan suatu kegiatan atau aktivitas.
 

IMPIAN bisa bermakna Imbalan atau Hadiah (Dilihat dari sudut pandang penulis). Sehingga dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai imbalan atau hadiah yang pasti akan diterima ketika kita sudah melewati serangkaian proses untuk meraihnya tanpa rasa takut, tanpa takut kalah, dan tanpa menyerah.
 
Sehingga ILMU dan IMPIAN merupakan dua kata SAKTI yang harus dipegang teguh untuk meraih sebuah KESUKSESAN.
 
Lantas Mengapa kita harus bekerja keras selagi usia muda??
 
Bekerja keras itu bukan berarti Anda harus bekerja mati-matian hingga memeras keringat untuk menghasilkan uang sebanyak-banyaknya di usia remaja. Bekerja keras itu cukup dengan apa yang Anda lakukan sekarang.
Misal, jika Anda seorang Pelajar, maka bekerja keraslah dalam memahami (tidak harus menguasai 100%) dalam setiap pelajaran Anda. Contoh lainnya jika Anda seorang Karyawan, maka bekerja keraslah dalam kedisiplinan ditempat kerja Anda. Dan lain sebagainya.
 
Berikut Alasan-alasan Mengapa Anda Harus Bekerja Keras di Usia Muda :
1. Pendewasaan Diri
Maksudnya bahwa remaja pekerja keras akan memiliki sifat lebih dewasa, dan lebih menghargai sekitar. Karena dengan membiasakan bekerja keras secara bertahap akan menuntun dirinya untuk hidup lebih sabar, rajin dan ulet dalam menghadapi setiap tantangan yang sulit dan rumit sekalipun. Sehingga lebih banyak mendapatkan proses pembelajaran. Saya rasa Anda sendiri dapat membandingkannya sendiri, antara sifat remaja pekerja keras dengan remaja yang manja. :)
 
2. Percaya Diri Meningkat
Remaja pekerja keras tingkat percaya dirinya terus meningkat seiring pengalamannya. Percaya Diri adalah satu sifat yang sulit untuk dimiliki oleh seseorang, bila orang tersebut tidak pernah mengasahnya karena pemalu. Namun jika Anda terbiasa mengasah sifat percaya diri, maka sifat itu akan menuntun Anda menjadi seorang remaja yang lebih berkarakter.
 
3. Keberanian Meningkat
Keberanian adalah sifat yang hampir setiap orang miliki, hanya saja tingkat keberanian di Usia muda pada umumnya cenderung lebih ke arah negatif. Nah, dengan melatih diri untuk terbiasa bekerja keras, sifat berani Anda akan lebih terarah dan terfokus pada satu hal, yaitu Berhasil. Jadi dengan membiasakan diri sebagai sosok pekerja keras di Usia Muda, maka tingkat keberanian Anda akan semakin meningkat dan terarah karena terbiasa dengan target-target dan tekanan yang membuat Anda harus selalu berpikir dan bergerak untuk memecahkan permasalahan tersebut.
 
4. Kecerdasan Pikiran
Cerdas sesungguhnya tidak harus pintar, yang penting Anda mampu berpikir dan meraih solusi. Itulah yang Anda dapatkan ketika Anda membiasakan diri sebagai pekerja keras. Tingkat Kecerdasan berpikir Anda akan terus terasah dan teruji setiap waktu. Perbedaan sosok pekerja keras dengan pemalas ya disinilah yang paling terlihat.
 
5. Tahan Stress
Seseorang yang terlatih sebagai pekerja keras, sudah pasti terbiasa menghadapi permasalahan di setiap aktifitasnya, mulai dari yang mudah hingga tersulit sekalipun. Jadi jangan heran jika tingkat depresi dan stress lebih bisa terkontrol, karena hidupnya sudah terbiasa jika masalah datang, sehingga mental seorang pekerja keras lebih terbentuk akibat tujuan hidupnya lebih jelas. Secara alami, jika seseorang semakin banyak ditempa oleh rintangan-rintangan yang sulit sekalipun, maka ia akan semakin mudah dalam menyelesaikan rintangan-rintangan tersebut. Beda sekali jika dibandingkan dengan remaja cengeng, yang bisanya hanya mengadu ketika dihampiri masalah.
 
6. Mengontrol Waktu (Time Management)
Selain manfaat yang telah disampaikan di atas, remaja dengan mental pekerja keras akan mampu mengatur waktunya dengan lebih baik. Padatnya rutinitas di depan mata akan membuatnya lebih terampil dalam mengatur waktu.
 
7. Masa Depan yang Cerah
Untuk hal yang satu ini, Anda tidak perlu meragukannya lagi. Dengan bekerja keras, bahasa kasarnya langit pun akan 100% mendukung keberhasilan Anda. Dengan bekerja keras, berarti Anda telah menyiapkan pundit-pundi kebahagiaan untuk masa depan Anda. Yakinlah, Allah akan mengganti setiap tetes keringat Anda dengan sesuatu yang lebih mulia. Dan masa tua Anda pun akan lebih bahagia. Amiiinnn..
 
Sukses selalu untuk Anda yang sedang berjuang meraih KESUKSESAN dengan cara berusaha tanpa kenal lelah. Percayalah Tiada yang Tidak mungkin untuk Anda dapatkan didunia ini terkecuali Anda ingin memutar kembali waktu yang telah Anda lewatkan begitu saja. "Man jadda wa jadda" Sukses untuk Anda semua, Go Freedom !!